GEMPABUMI TEKTONIK M5,1 DI KEEROM, PAPUA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

by Donny Jusuf Hutagalung


Posted on 28 Mar 2026



Hari Sabtu 28 Maret 2026 pukul 14.35.47 WIB wilayah Senggi, Keerom, Papua diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,51° LS ; 140,43° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 39 Km arah barat daya wilayah Senggi, Keerom, Papua pada kedalaman 66 km.

 

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi dalam lempeng ( intraplate ). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ).

 

Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ),  Kabupaten Jayapura dengan skala intensitas II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

 

Hingga pukul 15.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ).

   

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.*

 

Jakarta, 28 Maret 2026

Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG

 

 Dr. Rahmat Triyono, S.T., Dipl.Seis., M.Sc