by Gregorius Juan Putra Pelani Halawa
Posted on 16 Mar 2026
Hari Senin, 16 Maret pukul 20:53:26 WIT wilayah Sarmi diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi memiliki parameter update dengan kekuatan M4.7. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.12° LS; 139.06° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 43 km Tenggara Sarmi - Papua, pada kedalaman 13 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, gempa bumi dirasakan oleh masyarakat di Sarmi dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang - Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu ).
Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, hingga pukul 21:15 WIT hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Jayapura, 16 Maret 2026
Kepala Balai Besar MKG Wilayah V
Yustus Rumakiek, S.Si